ANNAS Jabar & Ormas Islam Kutuk Serangan ke Pemasok Listrik Masjid Nabawi, Ini Poin Pernyataan Sikap KNAP

NEWS.UMIKA.ID | BANDUNG— Aliansi Nasional Anti Syi’ah (ANNAS) bersama pimpinan ormas Islam tingkat Provinsi Jawa Barat menggelar pertemuan strategis di Gedung Dakwah ANNAS, Jalan Martanegara, Bandung, Kamis (8/10). Pertemuan ini menghasilkan kecaman keras atas serangan terhadap fasilitas kelistrikan Masjid Nabawi di Madinah serta menyoroti berbagai isu krusial keumatan di Jawa Barat.

Poin Utama Berita:

Kecaman Serangan Masjid Nabawi: Dipimpin oleh Ketua Umum ANNAS, KH. Athian Ali, forum mengecam keras ancaman terhadap objek vital dan fasilitas pendukung kelistrikan di sekitar Tanah Suci (Haramain).

  • Dihadiri Tokoh Ormas Jabar: Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Muhammad Rizal Fadhilah (PWM Muhammadiyah Jabar), Ocid Sutarsa (Bakomumbin Jabar), Cep Yudi (Komnas Anti Pemurtadan), serta perwakilan Dewan Dakwah dan Al Irsyad Jabar
  • Sorotan Isu Lokal Jabar: Cep Yudi dalam dialog keumatan mengangkat isu penolakan gereja cacat izin di Purwakarta, penanganan kasus LGBT di Cikampek, hingga urgensi Perda anti maksiat di Jawa Barat.
  • Seruan Resmi KNAP: Komisi Nasional Anti Pemurtadan (KNAP) mengeluarkan rilis resmi mendesak pemerintah RI melalui KemenlU untuk aktif menempuh jalur diplomasi internasional.

Isi Lengkap Pernyataan Sikap Komisi Nasional Anti Pemurtadan (KNAP)

Terkait dugaan serangan terhadap fasilitas kelistrikan pasokan Masjid Nabawi di Madinah, KNAP menyampaikan empat poin sikap resmi:

1. Kecaman Keras Objek Vital: Mengutuk segala bentuk tindakan yang mengancam keamanan fasilitas kelistrikan Masjid Nabawi di Madinah demi menjaga kesucian Dua Kota Suci (Haramain).

2. Desakan Diplomasi Kemenlu RI: Mengimbau Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri untuk aktif mengoptimalkan jalur diplomasi internasional guna mencegah eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah.

3. Imbauan Tabayun bagi Umat: Mendorong umat Islam dan ormas Islam agar bersikap kritis, objektif, dan mengedepankan tabayun agar tidak terjebak dalam opini geopolitik yang memecah belah ukhuwah Islamiyah.

4. Solidaritas Global: Mengajak seluruh elemen lembaga dan ormas Islam memperkuat soliditas, menyalurkan dukungan kemanusiaan, serta memanjatkan doa bersama untuk keselamatan umat Islam di dunia.

More From Author

Demo Tolak Gereja Cikopo, Ratusan Umat Muslim Purwakarta Desak Bupati Batalkan Izin

Background Latar 1 Background Latar 2 Background Latar 3 Background Latar 4

Jadwal Sholat

Memuat jadwal...

Categories

Categories

Categories