Sumber: Umika Media

Tercorengnya Dunia Pendidikan dan Medis: Ketika Media Sosial Membuka Tabir Asusila

Kasus asusila yang melibatkan dosen dan dokter menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan dan medis. Profesi yang semestinya dijunjung tinggi karena keilmuannya justru dicederai oleh perilaku tidak bermoral dari oknumnya. Hal ini menandakan bahwa gelar dan jabatan tinggi tidak otomatis menjamin kualitas akhlak seseorang. Menurut Hidayat profesi pendidik memiliki tanggung jawab moral yang tinggi karena menjadi contoh dan rujukan utama dalam masyarakat [1].

Media Sosial dan Algoritma yang Membentuk Persepsi

Peran media sosial sangat signifikan dalam memviralkan kasus asusila. Konten yang memancing reaksi emosi, seperti kemarahan atau rasa penasaran, akan lebih sering muncul di beranda pengguna karena sistem algoritma yang menyesuaikan preferensi tersebut. Akibatnya, publik seolah melihat kasus asusila terus meningkat, padahal banyak yang hanya terulang dalam tampilan informasi. Prasetyo menjelaskan bahwa algoritma digital bekerja berdasarkan keterlibatan pengguna, bukan nilai kebenaran atau urgensi sosial dari konten yang ditampilkan [2].

Kasus Lama yang Baru Terungkap

Meningkatnya kasus asusila yang viral tidak selalu berarti jumlah kejadiannya bertambah. Sebagian besar kasus itu sebenarnya sudah terjadi lama, hanya saja baru terungkap karena keberanian korban atau adanya bukti digital yang mendukung. Banyak korban yang awalnya bungkam karena takut stigma atau tekanan dari pelaku yang memiliki kuasa. Nurhalimah mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus asusila di dunia pendidikan tidak dilaporkan secara formal karena korban merasa tidak mendapat perlindungan yang memadai.[3]

Dampak Sosial dan Psikologis yang Meluas

Kasus-kasus tersebut membawa dampak yang luas, tidak hanya bagi korban, tetapi juga bagi mahasiswa, pasien, bahkan seluruh masyarakat. Rasa tidak aman dan hilangnya kepercayaan terhadap institusi pendidikan maupun kesehatan menjadi efek domino dari penyimpangan perilaku ini. Menurut Widodo lingkungan belajar yang tidak aman secara psikologis akan menghambat proses akademik dan menyebabkan trauma jangka panjang, terutama bagi korban yang tidak mendapatkan pemulihan secara menyeluruh.[4]

Pentingnya Peran Keluarga sebagai Benteng Moral

Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Pendidikan moral dan nilai agama harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak mudah tergelincir dalam godaan pergaulan bebas maupun penyalahgunaan kekuasaan. Rahmah menyatakan bahwa keluarga yang mengedepankan nilai-nilai akhlak dan pengawasan spiritual akan melahirkan pribadi yang lebih kuat menghadapi tantangan moral di masyarakat luas.[5]

Literasi Moral dan Etika di Era Digital

Kasus asusila yang terungkap hendaknya menjadi pelajaran kolektif, bukan sekadar konsumsi hiburan di media sosial. Masyarakat perlu dibekali literasi etika dan moral untuk dapat menyikapi berita-berita semacam ini dengan bijak. Institusi pendidikan dan medis pun harus memperkuat sistem etika profesi dan membuka ruang aman bagi korban melapor. Suryana menegaskan bahwa pembinaan moral di lingkungan kerja adalah fondasi yang mutlak dalam menjaga kredibilitas lembaga dan mencegah penyimpangan perilaku.[6]  

Sumber Refrensi

[1]. Hidayat, R. (2017). Etika Profesi dalam Dunia Pendidikan. Jakarta: Kencana, hlm. 55
[2]. Prasetyo, A. (2021). Media Sosial dan Perilaku Masyarakat Modern. Bandung: Remaja Rosda Karya, hlm. 102.
[3] Nurhalimah, S. (2019). Fenomena Asusila dalam Dunia Profesi. Surabaya: Lintas Media, hlm. 88.
[4] Widodo, H. (2016). Psikologi Sosial dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, hlm. 134.
[5] Rahmah, L. (2018). Pendidikan Moral dalam Keluarga Muslim. Yogyakarta: Deepublish, hlm. 121.
[6] Suryana, D. (2020). Etika Profesi: Panduan Moral dalam Dunia Kerja. Bandung: Alfabeta, hlm. 77.  

 

More From Author

Jangan Lewatkan! Puasa Syawal, Kesempatan Emas Setelah Ramadan

Agar Tetap Bersyukur

Background Latar 1 Background Latar 2 Background Latar 3 Background Latar 4

Jadwal Sholat

Memuat jadwal...

Categories

Categories