Assalamu’alaikum ustad,,, istri saya berselingkuh, saya sangat terpukul dalam keadaan ini, bagaimanakah cara saya menghadapinya?
Jawaban :
Ustad Khaerul Mu’min, M.Pd.
- Kounsultan Keluarga, Kesehatan dan Karir
- Dosen STEI Bina Cipta Madani Karawang
- Penulis Karya Ilmiah
Islam sangat melarang perbuatan selingkuh didalam keluarga. Sebagaimana hukuman bagi pelaku perselingkuhan hingga zina, maka hukuman jika terjadi pada hukum sesuai syariat yaitu dikubur badan pelaku, kemudian hukuman bagi pezina muhsan maupun ghoiru muhsan adalah dera 100 kaliseperti disebutkan dalam surat itu. Tetapi kebanyakan fuqaha berpendapat bahwa hukuman rajam tetap harus dilakukan bagi pezina muhsandan hal ini didasarkan pada sunnah Nabi.[1]
Menyikapi keadaan di mana istri Anda selingkuh adalah situasi yang sangat sulit dan memerlukan pendekatan yang bijaksana. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda pertimbangkan:
- Tenangkan Diri Anda
Pertama-tama, usahakan untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan secara impulsif. Emosi yang kuat seperti kemarahan dan kesedihan bisa membuat Anda bertindak dengan tidak rasional.
Saran saya diamkan dulu masalahnya agar diri tenang dengan tidur tidak sekamar atau tidak serumah sampai tenang fikiran kemudian mengambil keputusan setelah fikiran tenang.[2]
- Berbicara secara Terbuka
Setelah Anda merasa cukup tenang, bicaralah dengan istri Anda secara terbuka dan jujur. Ekspresikan perasaan Anda tanpa menyalahkan atau memaki. Cobalah untuk memahami alasan di balik perilaku selingkuhnya.
- Berikan Waktu untuk Mendengarkan
Dengarkan dengan penuh perhatian alasan-alasan yang dia berikan untuk perilaku tersebut. Ini dapat membantu Anda memahami lebih baik apa yang mendasari selingkuhnya.
- Evaluasi Hubungan
Tinjau kembali hubungan Anda dengan istri Anda. Apakah ada masalah yang tidak terselesaikan atau kebutuhan yang tidak terpenuhi di antara Anda berdua? Evaluasi apakah Anda masih ingin mempertahankan hubungan ini.
- Cari Bantuan Profesional
Jika Anda merasa kesulitan mengatasi situasi ini sendirian, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang konselor atau terapis perkawinan. Mereka dapat memberikan pandangan yang objektif dan membantu Anda dan pasangan Anda menavigasi masalah ini.
- Buat Keputusan yang Bijaksana
Setelah Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang situasi Anda, pertimbangkan untuk membuat keputusan yang terbaik untuk diri Anda sendiri dan keluarga Anda. Ini mungkin termasuk memaafkan istri Anda dan bekerja bersama untuk memperbaiki hubungan, atau memilih untuk berpisah jika Anda merasa itu adalah pilihan terbaik.
- Jaga Kesehatan Pribadi
Selama Anda menghadapi situasi ini, penting untuk tetap menjaga kesehatan. Cari dukungan dari teman dan keluarga, lakukan aktivitas yang Anda nikmati, dan pertahankan kesehatan fisik dan mental Anda.[3]
Selalu ingat bahwa setiap situasi adalah unik, dan tidak ada jawaban tunggal yang tepat. Yang terpenting adalah menjaga komunikasi yang terbuka, mempertimbangkan kebutuhan dan perasaan masing-masing pihak, dan membuat keputusan yang didasarkan pada pemahaman yang jelas tentang situasi Anda.
Wallahua’lam.

Referensi:
[1] Muh.Syarief Sukandy, Terjemah Bulughul Maram Fiqih Berdasarkan Hadits, Almaárif, Bandung, 1978, Cetakan ketiga, hal. 449.
[2] Lola Yolanda, Sitty Rachmiaty, and Zeldi Hidayah, ‘Peningkatan Pikiran Positif Pada Remaja Melalui Terapi Relaksasi Dengan Menggunakan Sensor Tubuh’, Psikologia : Jurnal Psikologi, 5.1 (2022), 11–20 <https://doi.org/10.21070/psikologia.v5i1.1490>.
[3] Dave Carder, Torn Asunder: Recovering from an Extramarital Affair, (Moody Publishers, 2008)
***
Tentang Penulis
Judul asli artikel “Tanya Jawab UMIKA : Bagai Mana Menghadapi Istri Yang Berselingkuh” ditulis oleh Ustadz A Khaerul Mu’min, M.Pd. beliau juga Konsultan Keluarga, Kesehatan dan Karir, Dosen STEI Bina Cipta Madani Karawang serta Penulis Karya Ilmiah
Bagi yang mau konsultasi keluarga, kesehatan dan karir hubungi :
Laki-laki : +62857-1513-1978
Perempuan : +62855-1777-251
