Media milik ‘Israel’ Haaretz melaporkan bahwa polisi ‘Israel’ mengkonfirmasi pasukan pembebasan Palestina tidak menembaki pemukim ilegal dalam Festival Nova, Sabtu (7/10). Pasukan Al Qassam yang saat itu menembus benteng dan menuju permukiman Kibbutz Ra’im tidak mengetahui festival musik sedang berlangsung.
Seorang senior polisi penjajah mengatakan bila pasukan pembebasan baru mengetahui acara festival saat melihat dari drone atau parasut. Dari rekaman kamera badan pasukan pembebasan, mereka terlihat datang dari Rute 323, bukan dari arah tembok pemisah apartheid.
Haaretz menuliskan bila acara tersebut sebenarnya hanya diadakan pada Selasa, Kamis, dan Jumat. Namun, ‘Israel’ juga mengizinkan
penyelenggara yang tiba-tiba ingin menambah pertunjukkan pada Sabtu (7/10). Hari pada saat pasukan pembebasan melakukan serangan. Haaretz mengkonfirmasi pasukan pembebasan tidak mengetahui hal ini.
Analisis polisi Israel menyatakan bahwa 4400 pemukim ilegal yang hadir dalam festival musik tersebut dapat menyelamatkan diri karena acara dihentikan sepihak satu jam sebelum roket dijatuhkan.
Roket yang dijatuhkan itu telah dikonfirmasi milik tentara penjajah. Haaretz menuliskan bahwa helikopter milik tentara Zionis tiba di base militer Ramat David dan menembaki pasukan pembebasan. Tertulis bahwa tentara penjajah juga menembaki pemukim ilegal yang berada di festival musik tersebut.
Sebanyak 364 pemukim ilegal meninggal di dalam area Festival Nova. Terdapat video dan rekaman suara yang sempat beredar menunjukkan tentara Zionis membombardir parkiran berisi mobil-mobil di festival tersebut. Meskipun akhirnya media milik ‘Israel’ sendiri yang mengkonfirmasi kejahatan yang dilakukan militernya sendiri.
Sumber: Haaretz, Qudsnen
