Mengapa Penghasilan Pendidik di Indonesia Kecil?

Penulis pernah ditanya oleh seorang perbisnis pada sector garment yang omsetnya sudah ratusan juta. Bertanya kepada penulis mengapa pendidik seperti guru, dosen dan lain-lainya pendapatannya lebih kecil bahkan sangat kecil daripada para pengusaha?

Sayapun menjawab dengan beberapa alasan pada umumnya seperti pendapatan yayasan, adanya kuota non PNS yang hanya digaji oleh anggaran BOS dan lain-lainya. Sehingga dalam perhitungan gaji pasti sangat jauh dari gaji karyawan bahkan para pengusaha.

Dalam arikel ini saya tidak sedang membahas siapakah yang bertanggung jawab permasalahan kesejahteraan pengajar, namun saya hanya membahas mengapa para pendidik pendapatanya minim. Berikut pemaparannya

Sumber : penulis sebagai Dosen di STEI Bina Cipta Madani Karawang

Mindset Bahwa Setelah Lulus Kuliah Ngajar (Karyawan)
Analisa yang saya dapatkan bahwa mengapa para guru, dosen dan lainya berpenghasilan kecil karena kebanyakan mereka masih banyak yang berfikir bahwa setelah lulus kuliah kemudian kerja mengajar, kalau pendapatan masih kurang bisa mengajar lagi di tempat lain.

Dengan pemikiran inilah justru membuat para pendidik akan kurang dalam hal pendapatan. Padahal tujuan dari kuliah adalah menuntut ilmu dan juga untuk menambah relasi bisnis maupun merubah mindset atau pola piker bagaimana menjadi pengusaha sukses namun tetap bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Pola pikir atau mindset adalah sekumpulan kepercayaan atau cara berpikir yang memengaruhi perlaku dan sikap seseorang, yang akhirnya akan menentukan level keberhasilan hidupnya. Kepercayaan menentukan cara berpikir, berkomunikasi dan bertindak seseorang.

Maka dari itu, para pendidik yang membaca artikel ini hendaknya jangan berfikir mencari penghasilan dari hasil mengajar, karena hanya akan menambah sakit hati bahkan yang paling bahaya adalah menyalahkan takdir Allah.
Sebagaimana artikel yang pernah saya paparkan bagaimana management keuangan keluarga, Baca Juga Manajemen Keuangan Keluarga

Mencari Penghidupan Dengan Berbisnis
Setelah kita merubah mindset bahwa setelah kuliah yang difokuskan adalah tetap iktiar bisnis untuk mensejahterakan keluarga tanpa harus berharap kepada lembaga gaji mengajar. Jika kita mendapatkan lebih baik ketika menjadi PNS ataupun lembaga yang sudah mencukupi, jangan berfikir itu sudah cukup, karena kita masih bisa mengembangkan bisnis diluar jam mengajar.

Banyak pengusaha yang omsetnya puluhan juta, ratusan bahkan milyar padahal mereka tidak kuliah, hanya mengandalkan ilmu lapangan yang didapat dari teman atau orang tuanya. Nah seharusnya para pendidik yang dididik dalam bangku kuliah bisa mendapatkan lebih dari itu.

Islam tidak melarang umatnya untuk berbisnis hingga ratusan juta, yang terpenting tujuan bisnisnya adalah akherat. Justru ketika para pendidik menjadi orang kaya, akan mudah mengembangkan dunia pendidikan karena dunia pendidikan butuh pendanaan agar dapat mencetak generasi penerus yang luar biasa.

Carilah penghasilan yang bisa dihasilkan secara harian, mingguan, bulanan, 3 bulan, 6 bulan bahkan satu tahun sekali. Dengan pendapatan yang pasti dari pos-pos pendapatan akan membuat keluarga sejahtera dan juga bisa tetap memberikan manfaat untuk akheratnya.
Wallahua’alam

Referensi:

  1.  Adi W Gunawan, The Secret of Mindset, ed. by Gramedia Pustaka Utama (Jakarta, 2007).
  2. Ariyadi Ariyadi, ‘Bisnis Dalam Islam’, Jurnal Hadratul Madaniyah, 5.1 (2018), 13–26 <https://doi.org/10.33084/jhm.v5i1.158>.

***

Tentang Penulis

Judul asli artikel “ANALISIS EKONOMI MENGAPA PENGHASILAN PENDIDIK DI INDONESIA LEBIH KECIL DIBANDINGKAN PENGUSAHA“ ditulis oleh Ustadz A Khaerul Mu’min, M.Pd. beliau juga Konsultan Keluarga, Kesehatan dan Karir, Dosen STEI Bina Cipta Madani Karawang serta Penulis Karya Ilmiah
Bagi yang mau konsultasi keluarga, kesehatan dan karir hubungi :

Laki-laki : +62857-1513-1978
Perempuan : +62855-1777-251

More From Author

Mendengar Keluh Kesah Anak

Ciri-ciri Orang Yang Mencari Pembenaran, Anda di LEVEL MANA?

Background Latar 1 Background Latar 2 Background Latar 3 Background Latar 4

Jadwal Sholat

Memuat jadwal...

Categories

Categories