UMIKA.ID,- Media Israel mengungkapkan, sebanyak 4.000 tentara Israel mengalami cacat fisik sejak awal agresi di Jalur Gaza.
Dalam situs berbahasa Ibrani ‘Wala’ pada hari Sabtu (13/1) mengatakan bahwa sebanyak 4.000 tentara yang ikut serta dalam perang di Jalur Gaza sejak 7 Oktober menderita berbagai cacat fisik.
Situs tersebut juga menyatakan bahwa jumlah penyandang disabilitas (cacat akibat perang) mungkin telah meningkat menjadi 30.000 lebih korban luka yang diderita oleh tentara penjajah sejak awal agresi pada 7 Oktober, dan ini belum pernah terjadi sebelumnya.
Hal ini menunjukkan bahwa tentara Israel menyembunyikan sebagian besar data korban para tentara Israel yang terluka akibat perang di Jalur Gaza sebagai perang opini publik, karena takut akan dampak yang ditimbulkan terhadap moral masyarakat Israel.
Perlu dicatat bahwa banyak pernyataan dari pejabat Israel, selain laporan pers, mengungkapkan angka-angka tersebut bertentangan dengan data penjajah mengenai jumlah kematian dan cedera di kalangan tentara dan perwira Israel.
Sementara para pengamat mengkonfirmasi bahwa apa yang didokumentasikan oleh para pejuang Palestina melalui video-videonya, selain kesaksian dari tentara Israel, menegaskan bahwa jumlah korban di pihak tentara Israel sebenarnya jauh lebih besar daripada yang diumumkan oleh pemerintah maupun media Israel.
Sumber: Palinfo
