UMIKA.ID, Karawang, 5 Oktober 2025 — Dalam setiap kegiatan sosial besar, selalu ada sosok-sosok yang bekerja dengan penuh keikhlasan di balik layar. Mereka mungkin tak selalu tampil di panggung utama, namun kiprahnya menjadi energi penggerak yang membuat acara berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Begitu pula dengan Komunitas Relabaik dan Muslimah Relabaik (MRB), dua sayap relawan yang berada dalam satu wadah kepedulian sosial di Kabupaten Karawang.
Keduanya kembali menunjukkan kekompakan luar biasa dalam Khitan Massal ke-13 Tahun 2025 yang digelar di Islamic Center Karawang (ICK). Tak hanya memberikan dukungan donasi, para relawan Relabaik juga turun langsung membantu berbagai seksi panitia seperti logistik, registrasi, konsumsi, pendampingan anak, dokumentasi, hingga keamanan acara.
Komunitas Relabaik Ikhwan dipimpin oleh Teguh Yuwono, sosok relawan yang dikenal tenang namun sigap di lapangan. Di sisi lain, Muslimah Relabaik (MRB) dinakhodai oleh Sri Purwiasih, M.Pd., figur pendidik dan penggerak sosial yang selalu menginspirasi para anggotanya untuk berbuat baik tanpa pamrih.
Keduanya berkolaborasi erat, memastikan setiap anggota dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Sinergi antara ikhwan dan akhwat inilah yang menjadi ciri khas Relabaik — komunitas yang tumbuh dari semangat gotong royong dan cinta sesama.
“Kami merasa bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan ini. Insya Allah, setiap langkah kecil yang dilakukan teman-teman Relabaik adalah bagian dari ibadah dan wujud cinta kepada sesama,” ujar Teguh Yuwono, Ketua Relabaik Ikhwan, di sela-sela kegiatan.
Sementara itu yang akrab dipanggil Um Has, Sri Purwiasih, M.Pd., Ketua Muslimah Relabaik, menuturkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi anggotanya untuk menyalurkan semangat kebaikan dan empati sosial.
“Bagi kami, membantu bukan sekadar memberi. Ini tentang hadir, melayani, dan menebar kasih sayang. Anak-anak yang dikhitan hari ini adalah generasi masa depan — semoga mereka tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berakhlak,” ungkapnya lembut.
Selain berkontribusi secara moral dan tenaga, Relabaik juga memberikan dukungan donasi kolektif untuk menyukseskan kegiatan khitan massal ini. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan konsumsi, bingkisan, dan dukungan logistik acara.
Para relawan dari Relabaik ikhwan maupun Muslimah Relabaik bekerja sama sejak persiapan hingga pelaksanaan, memastikan setiap peserta dan panitia mendapatkan pelayanan terbaik.
“Kami tidak memandang besar kecilnya kontribusi. Yang terpenting adalah niatnya ikhlas dan manfaatnya nyata. Semua anggota berpartisipasi dengan caranya masing-masing, dan itu yang membuat kami bangga,” ujar Teguh menambahkan.
Kegiatan Khitan Massal ke-13 Tahun 2025 merupakan program sosial hasil kolaborasi Team Gotong Royong & Kolaborasi Komunitas Karawang (K3), melibatkan puluhan komunitas dan lembaga seperti Karawang Peduli, BMPK, BIC, MIC, ASAP, KSK, Mumtaza Assyam Peduli, UMIKA Fatimah Az-Zahra, dan lainnya.
Setiap komunitas memiliki perannya masing-masing — mulai dari bidang medis hingga konsumsi — dan Relabaik menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi lapangan serta dukungan moral bagi peserta dan keluarga.
“Kami belajar banyak dari kegiatan kolaboratif ini. Bahwa setiap kebaikan yang dilakukan bersama akan lebih kuat dampaknya. Semoga semangat gotong royong ini tidak berhenti di sini,” ujar Sri Purwiasih menegaskan.
Relabaik dan Muslimah Relabaik telah lama dikenal sebagai komunitas yang aktif dalam berbagai aksi sosial di Karawang, seperti bantuan kemanusiaan, Jumat Berkah, santunan yatim, program Ramadhan berbagi, serta aksi bencana alam.
Bagi mereka, menjadi relawan bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi gaya hidup yang dilandasi oleh nilai keikhlasan dan cinta umat.
“Kami ingin Relabaik menjadi gerakan yang menular. Kalau hari ini kita bisa membantu 50 anak dhuafa, semoga esok lebih banyak lagi yang bisa merasakan manfaatnya. Karena bagi kami, kebaikan adalah candu yang menenangkan hati,” ujar Teguh menutup wawancara.
Komunitas Relabaik membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin menjadi bagian dari gerakan kebaikan — baik sebagai relawan, donatur, maupun mitra sosial.
Melalui berbagai kegiatan kolaboratif di Karawang, Relabaik terus menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong lintas komunitas.
“Berbuat baik tidak harus menunggu sempurna. Mulailah dari yang kecil, karena setiap kebaikan yang dilakukan bersama akan berlipat ganda pahalanya,” pesan Sri Purwiasih, M.Pd. (As)
