UMIKA.ID, Karawang,- Pada Ahad 26 November 2023 Jalan Ahamd Yani (bypas) Karawang dipadati massa dari berbagai elemen masyarakat yang ikut memanjatkan do’a dan Aksi Bela Palestina.
Gencatan sejata di Gaza sedang diberlakukan selama 4 hari dimulai pada Jum’at kemarin, namun bukan berarti Palestina merdeka, namun doa untuk Palestina tetap dipanjatkan warga Kabupaten Karawang. Mereka berharap penjajah Israel bisa hengkang dari Palestina selama-lamanya.
Pantauan langsung Tim UMIKA Media, massa dari berbagai arah di Karawang datang secara bertahap ke Jalan A. Yani sekira pukul 5.00 WIB. Mereka memadati jalan utama yang mengelilingi kantor Bupati Karawang dan memang saat momen Car Free Day (CFD).
Dari mobil komando terdengar lantunan salawat serta kumandang doa. Berbagai atribut seperti bendera, syal maupun ikat kepala bermotif Palestina menghiasi penampilan aksi mereka.

Ketua Aksi bela Palestina Karawang, Cecep Jasim mengatakan bahwa dalam aksi kali ini pihaknya mengundang seluruh lapisan masyarakat bahkan kalangan non muslim.
“Isu palestina bukan lagi isu agama, tapi isu kemanusiaan. Kami undang kalangan dan tokoh-tokoh dari lintas agama, kami undang juga yayasan Pendidikan Yos Sudarso Karawang,” ujar Cecep.
Disebutkan, aksi mereka disiarkan langsung di Aljazirah Qatar. Cecep berharap kegiatan mereka bisa menghentikan agresi militer Israel ke Palestina.
Sementara itu, Ketua MUI Karawang, Dr. KH. Tajuddin Nur menyampaikan, aksi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan donasi serta mengirimkan doa bagi warga Muslim yang sedang berjuang di Palestina.
“InsyaAllah tidak kurang dari 10.000 orang yang hadir saat ini. Selain dari Karawang aksi ini diikuti warga Bekasi dan Purwakarta,” katanya.
Menurut Tajudin Nur, pihaknya memang tidak memiliki banyak harta. Namun, semangat untuk membela Palestina tidak surut oleh keterbatasan finansial.
“Doa yang kami kirimkan, insyaAllah akan sampai dan mengetuk pintu langit,” tuturnya.
- Tajuddin Nur M.Si yang juga Ketua FKUB Karawang itu mengatakan juga, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dari lintas agama turut mendukung Palestina.
“Lintas agama dari Protestan, Katolik, Budha, Konghucu, dan Hindu juga ikut aksi dan berdonasi. Inilah Indonesia, bersatu untuk membela kemanusiaan,” katanya.
Membuka donasi untuk Palestina
Dalam aksi itu, pihaknya membuka donasi untuk Palestina dan akan disalurkan melalui Baznas setempat. “Ada 4 titik pos Baznas, dan petugas berkeliling mengumpulkan donasi dari seluruh peserta aksi,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Baznas Karawang, Karmin menyebutkan, selepas aksi pihaknya akan terus menerima donasi dari warga. Kepada masyarakat Karawang, ia mempersilahkan apabila hendak berdonasi pascaaksi.
“Hasilnya nanti akan kami umumkan. Uang yang sudah masuk ke Baznas pasti akan kami salurkan tanpa dipotong sedikit pun,” katanya.
